Musyawarah Perwakilan (Musper) II Lembaga Dakwah Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah (LDTQN) Pondok Pesantren Suryalaya Perwakilan Kabupaten Tegal sukses digelar di Masjid Darussalam, Desa Penusupan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, Ahad, 6 September 2026.
Musper II yang merupakan forum permusyawaratan tertinggi di lingkungan LDTQN tersebut menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi, merumuskan langkah strategis, sekaligus menentukan kepemimpinan LDTQN Suryalaya Perwakilan Kabupaten Tegal untuk masa khidmat 2026–2031.
Setelah melalui berbagai tahapan persidangan, Musper II akhirnya menetapkan Ust. Nurofiq sebagai Ketua LDTQN Pondok Pesantren Suryalaya Perwakilan Kabupaten Tegal masa khidmat 2026–2031.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ust. Agus Samsul Basar dan Ust. Dudin Samsudin sebagai perwakilan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) LDTQN Pondok Pesantren Suryalaya.
Dalam sambutannya, Ketua Umum LDTQN Pondok Pesantren Suryalaya Dr. Muhamad Kodir, M.Si. menegaskan bahwa LDTQN merupakan amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh Guru Agung Syekh KH. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin RA. Amanah tersebut, menurutnya, harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab melalui berbagai program yang memberikan kemanfaatan bagi para ikhwan TQN Pondok Pesantren Suryalaya dan masyarakat luas.
“Setiap keputusan yang kita ambil harus selaras dengan nilai-nilai dan prinsip-prinsip TQN Pondok Pesantren Suryalaya serta membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” demikian pesan Ketua Umum LDTQN.
Dr. Muhamad Kodir juga menyoroti pentingnya pengurus LDTQN di tingkat Korwil dan Perwakilan untuk terus meningkatkan serta mensosialisasikan program Infak Rp5.000 per bulan. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung keberlangsungan dan kemajuan LDTQN ke depan.
Ia berharap seluruh pengurus dapat terus membangun semangat kerja keras dan kebersamaan sehingga LDTQN semakin berkembang serta mampu memberikan kontribusi yang lebih besar, khususnya bagi para ikhwan dan masyarakat secara umum.
Musper Jadi Ruang Merumuskan Arah Dakwah
Lebih lanjut, Dr. Muhamad Kodir menyampaikan bahwa dakwah TQN Suryalaya merupakan misi yang diemban bersama, yakni mengamalkan, mengamankan, dan melestarikan ajaran TQN Pondok Pesantren Suryalaya sebagai jalan bagi manusia untuk kembali kepada Allah SWT.
Seiring perkembangan zaman, tugas dan tanggung jawab para pengurus LDTQN juga semakin kompleks. Karena itu, Musper diharapkan tidak hanya menjadi forum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang untuk menggali gagasan, menyatukan visi, serta merumuskan program kerja yang mampu membawa organisasi ke arah yang lebih baik.
“Kita jadikan suasana musyawarah ini sebagai ajang diskusi yang produktif, di mana ide-ide kreatif dapat bermunculan dan keputusan yang bijak dapat dihasilkan,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk saling mendengarkan dengan penuh rasa hormat dan kesabaran. Setiap pendapat yang disampaikan dalam forum musyawarah, menurutnya, memiliki nilai penting dalam menentukan langkah organisasi ke depan.
Estafet Khidmat untuk Lima Tahun ke Depan
Terpilihnya Ust. Nurofiq sebagai Ketua LDTQN Suryalaya Perwakilan Kabupaten Tegal masa khidmat 2026–2031 menjadi bagian dari proses regenerasi dan kesinambungan khidmat dakwah TQN Suryalaya di wilayah Kabupaten Tegal.
Ketua Umum LDTQN berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi yang semakin mendekatkan para ikhwan kepada Allah SWT.
Musper II ditutup dengan harapan agar seluruh pengurus, ikhwan dan akhwat LDTQN Suryalaya Perwakilan Kabupaten Tegal senantiasa menjaga kebersamaan, memperkuat silaturahmi, serta menjalankan amanah organisasi dengan penuh keikhlasan.
“Mari kita berusaha dengan sungguh-sungguh, berdoa, dan bekerja sama untuk meraih kesuksesan dalam misi dakwah TQN Suryalaya ini,” pesan Dr. Muhamad Kodir.
DS
