DPP LDTQN Suryalaya Siapkan Program Kaderisasi Pembina Inabah
Dalam upaya memperkuat kualitas pembinaan di lingkungan Pondok Remaja Inabah, Dewan Pengurus Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah (LDTQN) Pondok Pesantren Suryalaya menerima amanah dari Pimpinan Pondok Pesantren Suryalaya, KH. Akhmad Masykur Firdaus Arifin, S.I.Kom., untuk menyusun Rancangan Program Kaderisasi Pembina Inabah Suryalaya. Program ini disusun sebagai langkah strategis dalam menyiapkan kader-kader pembina yang memiliki kompetensi, integritas, serta pemahaman yang utuh terhadap nilai-nilai dan amaliah Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah (TQN) Pondok Pesantren Suryalaya.
Program Kaderisasi Pembina Inabah Suryalaya mengusung tema “Mempersiapkan Pembina Inabah yang Beramaliah, Profesional, Berkarakter, dan Berkhidmat.” Tema tersebut mencerminkan komitmen Pondok Pesantren Suryalaya untuk melahirkan pembina yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis dalam mendampingi peserta bina, tetapi juga memiliki keteladanan akhlak, kedewasaan emosional, semangat pengabdian, serta istiqamah dalam mengamalkan tuntunan TQN.
Melalui program ini, DPP LDTQN berupaya mempersiapkan calon Pembina Inabah yang memahami kebijakan dan sistem pembinaan Pondok Pesantren Suryalaya, mampu menerapkan amaliah sesuai tuntunan yang berlaku, serta memiliki bekal psikologi, rehabilitasi sosial, komunikasi terapeutik, dan manajemen pembinaan. Dengan demikian, setiap pembina yang nantinya bertugas di Pondok Inabah diharapkan mampu menjalankan amanah pembinaan secara profesional tanpa meninggalkan nilai-nilai ruhani yang menjadi ciri khas Pondok Pesantren Suryalaya.
Rancangan program ini juga menetapkan lima kompetensi utama yang harus dimiliki oleh setiap lulusan, yaitu kompetensi Kesuryalayaan, Amaliah TQN, Kepribadian, Psikologi dan Rehabilitasi, serta Manajerial. Kelima kompetensi tersebut dirancang agar pembina memiliki kesiapan menyeluruh, baik dari aspek spiritual, intelektual, emosional, maupun kemampuan administrasi dalam mendukung proses rehabilitasi dan pembinaan peserta bina.
Pelaksanaan Program Kaderisasi Pembina Inabah dirancang melalui empat tahapan, yaitu seleksi calon, pendidikan dan pelatihan, magang serta pendampingan, dan evaluasi hingga penugasan. Setiap tahapan dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan untuk memastikan bahwa calon pembina benar-benar memenuhi standar yang ditetapkan sebelum memperoleh rekomendasi penugasan di Pondok Inabah.
Ketua Umum DPP LDTQN, Dr. Muhamad Kodir menyampaikan bahwa penyusunan program kaderisasi ini merupakan bentuk kesungguhan dalam menjaga kualitas sumber daya manusia di lingkungan Pondok Inabah. Dengan sistem kaderisasi yang terarah dan berkelanjutan, diharapkan akan lahir generasi pembina yang mampu melanjutkan estafet perjuangan dakwah, pembinaan, dan rehabilitasi berbasis nilai-nilai Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah Pondok Pesantren Suryalaya.
Melalui ikhtiar ini, DPP LDTQN berharap Program Kaderisasi Pembina Inabah dapat menjadi fondasi dalam membangun sistem pembinaan yang semakin profesional, terukur, dan berkesinambungan, sekaligus memperkuat peran Pondok Inabah sebagai lembaga rehabilitasi berbasis spiritual yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat luas selama puluhan tahun.
DS