BeritaDaerah

Ketum DPP LDTQN Suryalaya: Kepengurusan Adalah Amanah untuk Memfasilitasi Amaliah dan Ilmiah Ikhwan TQN

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Lembaga Dakwah Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah (LDTQN) Pondok Pesantren Suryalaya, Dr. Muhamad Kodir, M.Si., menegaskan bahwa kepengurusan LDTQN merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian.

Pesan tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis Ketua Umum yang dibacakan oleh Ketua II DPP LDTQN Suryalaya, Dr. Nana Suryana, M.Pd., pada pembukaan Musyawarah Perwakilan (Musper) II LDTQN Suryalaya Perwakilan Kabupaten Bekasi, Ahad (25/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Ihsan, Kampung Rawalintah, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang, Kabupaten Bekasi, tersebut dihadiri para pengurus dan ikhwan TQN Suryalaya dari berbagai wilayah di Kabupaten Bekasi.

LDTQN Merupakan Amanah dari Pangersa Abah Anom

Dalam sambutannya, Ketua Umum mengingatkan bahwa keberadaan LDTQN memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keberlangsungan dakwah dan pengamalan ajaran TQN Pondok Pesantren Suryalaya.

Beliau menegaskan bahwa LDTQN merupakan amanah dan kepercayaan dari Guru Agung Syekh KH. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin RA., atau yang dikenal sebagai Pangersa Abah Anom.

Amanah tersebut harus diwujudkan melalui kesungguhan para pengurus dalam memfasilitasi kebutuhan amaliah dan ilmiah para ikhwan TQN Pondok Pesantren Suryalaya.

Oleh karena itu, setiap kebijakan dan keputusan organisasi hendaknya senantiasa berlandaskan nilai-nilai dan prinsip ajaran TQN Suryalaya, serta diarahkan untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Ketua Umum juga mengingatkan bahwa dakwah TQN Suryalaya mengemban misi untuk mengamalkan, mengamankan, dan melestarikan ajaran tarekat sebagai jalan pembinaan spiritual manusia dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Musyawarah Harus Mengedepankan Kebersamaan

Lebih lanjut, Dr. Muhamad Kodir menekankan bahwa musyawarah bukan sekadar forum formal organisasi, melainkan ruang untuk menyatukan pemikiran, menggali gagasan, dan merumuskan langkah-langkah strategis bagi masa depan LDTQN.

Setiap pengurus maupun utusan ikhwan diharapkan dapat menyampaikan pandangan secara terbuka dengan tetap mengedepankan sikap saling menghargai.

Perbedaan pendapat dalam musyawarah hendaknya menjadi kekuatan untuk menghasilkan keputusan terbaik, bukan menjadi penyebab perpecahan.

Semangat persaudaraan, kesabaran, dan kebersamaan menjadi landasan penting dalam menjaga kekompakan organisasi.

Dorong Penguatan Program Infak Rp5.000 per Bulan

Selain memberikan arahan mengenai kepemimpinan dan pengabdian, Ketua Umum DPP LDTQN Suryalaya juga menyoroti pentingnya dukungan seluruh pengurus dan ikhwan terhadap program organisasi.

Salah satu hal yang secara khusus ditekankan adalah sosialisasi program infak Rp5.000 per bulan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum mengajak seluruh pengurus LDTQN, baik di tingkat Koordinator Wilayah maupun Perwakilan, untuk terus mengingatkan dan menyosialisasikan program tersebut.

Program infak ini dipandang sebagai salah satu bentuk partisipasi dan kebersamaan dalam mendukung kemajuan organisasi serta keberlangsungan berbagai kegiatan LDTQN pada masa mendatang.

Melalui kontribusi yang dilakukan secara bersama-sama dan berkesinambungan, diharapkan berbagai program organisasi dapat berjalan dengan lebih baik.

Pemilihan Ketua Diserahkan kepada Peserta Musyawarah

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum juga menyampaikan arahan terkait proses pemilihan kepemimpinan LDTQN Suryalaya Perwakilan Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan arahan Pembina LDTQN serta izin dan restu Pimpinan Pondok Pesantren Suryalaya, penentuan Ketua LDTQN Suryalaya Perwakilan Kabupaten Bekasi masa khidmat 2026–2031 diserahkan kepada peserta musyawarah.

Hal tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi yang mengedepankan mekanisme musyawarah dan kebersamaan dalam menentukan kepemimpinan.

Ketua Umum turut menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada jajaran pengurus LDTQN Suryalaya Perwakilan Kabupaten Bekasi atas pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan amanah organisasi.

Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh panitia dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Musper II.

Menguatkan Komitmen Pengabdian

Menutup sambutannya, Ketua Umum mengajak seluruh pengurus dan ikhwan untuk terus bekerja keras, berdoa, serta memperkuat kerja sama dalam menjalankan misi dakwah TQN Suryalaya.

Pengabdian dalam organisasi diharapkan tidak hanya menghasilkan kemajuan secara kelembagaan, tetapi juga menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Melalui semangat khidmat dan kebersamaan, LDTQN Suryalaya diharapkan terus berkembang sebagai wadah yang mampu memfasilitasi amaliah dan ilmiah para ikhwan, menjaga kelestarian ajaran TQN Pondok Pesantren Suryalaya, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas.

Musper II Kabupaten Bekasi menjadi salah satu momentum untuk memperbarui komitmen tersebut, sekaligus memastikan bahwa perjalanan organisasi senantiasa berlandaskan amanah, persaudaraan, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan Pangersa Abah Anom RA.

DS

Related Articles

Back to top button