Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah (LDTQN) Pondok Pesantren Suryalaya memberikan dukungan penuh terhadap langkah LDTQN Perwakilan Lampung Selatan yang menjalin kerja sama dengan Lapas Kelas IIA Kalianda dalam program pembinaan warga binaan dan klien pemasyarakatan.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP LDTQN Pondok Pesantren Suryalaya, Dr. Muhamad Kodir. Beliau menyampaikan apresiasi atas ikhtiar dakwah yang dilakukan oleh jajaran LDTQN Lampung Selatan dalam menghadirkan pembinaan spiritual bagi warga binaan.
Menurut Ketua Umum DPP LDTQN, kerja sama antara LDTQN dan Lapas Kalianda hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai bentuk kemitraan kelembagaan semata, melainkan sebagai sarana dakwah dan pengabdian kepada umat yang harus diwujudkan dalam program pembinaan yang nyata dan berkelanjutan.
“Jadikan kerja sama ini sebagai sarana dakwah dan pengabdian kepada umat. Jangan berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi harus diwujudkan dalam program pembinaan yang berkelanjutan,” demikian salah satu arahan yang disampaikan.
Dalam arahannya, DPP LDTQN menegaskan bahwa amaliah Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiyah (TQN) Suryalaya harus menjadi ruh utama dalam seluruh proses pembinaan. Amaliah dzikir, pembinaan akhlak, keteladanan, dan pendampingan spiritual diharapkan mampu menjadi sarana transformasi diri bagi warga binaan.
Selain penguatan keterampilan hidup, program pembinaan juga diharapkan fokus pada aspek penyucian hati, penguatan iman, dan pembentukan akhlakul karimah. Pendekatan tersebut sejalan dengan misi dakwah TQN Suryalaya yang tidak hanya membina aspek lahiriah, tetapi juga memperkuat dimensi ruhani manusia.
DPP LDTQN juga mengingatkan pentingnya membantu warga binaan menata kembali kehidupan mereka agar mampu kembali menjadi bagian dari masyarakat yang produktif dan bermanfaat. Oleh karena itu, sinergi antara LDTQN, pihak lapas, keluarga, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan program pembinaan tersebut.
Lebih lanjut, Ketua Umum DPP LDTQN menekankan bahwa program ini harus menjadi implementasi nyata nilai-nilai Tanbih dan Miftahus Shudur dalam membimbing sesama menuju keselamatan dunia dan akhirat.
Mengakhiri arahannya, Ketua Umum DPP LDTQN menyampaikan doa dan harapan agar program tersebut menjadi wasilah lahirnya pribadi-pribadi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.
“Mudah-mudahan ikhtiar ini menjadi wasilah lahirnya pribadi-pribadi yang lebih baik, lebih taat, lebih bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, agama, dan negara,” ujar beliau.
Program pembinaan yang akan dilaksanakan di Lapas Kalianda ini menjadi salah satu bentuk nyata khidmat dakwah LDTQN Suryalaya dalam menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan. Melalui pendekatan spiritual, akhlak, dan pembinaan berkelanjutan, diharapkan proses pemasyarakatan tidak hanya menghasilkan warga binaan yang bebas secara administratif, tetapi juga pribadi-pribadi yang memiliki kesadaran spiritual, akhlak mulia, dan kesiapan untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.
DS