Lembaga Dakwah Tarekat Qodiriyah Naqsabandiyah (LDTQN) Perwakilan Kota Surakarta tidak hanya mengembangkan kegiatan dzikir dan pembinaan keagamaan. Berbagai program pendidikan, sosial, pemberdayaan ekonomi, hingga program pelayanan masyarakat juga disiapkan sebagai bagian dari khidmah kepada umat.
Salah satu program pendidikan yang dikembangkan adalah pendidikan berbasis pesantren melalui Pesantren Miftahus Shudur yang berlokasi di Sendang Songo, Karangpandan, Karanganyar.
Program tersebut dirancang sebagai wahana pembelajaran dengan sistem asrama bagi generasi muda muslim. Materi pendidikan tidak hanya mencakup ilmu agama dasar, tetapi juga berbagai keterampilan yang diharapkan dapat membekali generasi muda secara lebih holistik.
Pesantren tersebut juga diarahkan menjadi tempat untuk mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari sekaligus mengembangkan kemampuan kewirausahaan. Salah satu bentuknya adalah pengembangan unit usaha berbasis agro dan peternakan yang ramah lingkungan, antara lain budidaya ikan nila dan gurame serta budidaya jamur tiram dan jamur kuping.
Selain pendidikan dan kewirausahaan, LDTQN Kota Surakarta juga mengembangkan Program Ziarah dan TAJAZI (Tabungan Jamaah Ziarah). Program ini menjadi sarana ziarah ke Pondok Pesantren Suryalaya, Tasikmalaya, yang dikemas sebagai wisata edukatif bernuansa religius dan spiritual.
Melalui program tersebut, jamaah diharapkan dapat membangun kedekatan emosional dengan ajaran TQN yang dikembangkan di Pondok Pesantren Suryalaya. Untuk memudahkan jamaah, LDTQN Kota Surakarta menyediakan program tabungan ziarah dengan nominal yang fleksibel.
Ke depan, LDTQN Kota Surakarta juga menyiapkan sejumlah program penunjang sebagai bentuk pengembangan khidmah kepada masyarakat. Program tersebut antara lain pembekalan pranikah, Mualaf Center, donor darah, besukan bagi jamaah yang sakit atau terkena musibah, bakti sosial, buletin digital, tausiyah live melalui media sosial, serta program sayur sehat.
Program pembekalan pranikah ditujukan bagi generasi muda sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Sementara Mualaf Center diarahkan untuk memberikan pembinaan kepada masyarakat yang baru memeluk Islam melalui pembelajaran ilmu dan praktik ibadah dasar.
Di bidang sosial, LDTQN juga merencanakan program donor darah serta kegiatan besukan bagi jamaah yang sakit atau mengalami musibah. Adapun program bakti sosial direncanakan dalam bentuk konsultasi kesehatan dan layanan terapi berbasis bekam gratis bagi masyarakat di wilayah Kota Surakarta.
Dalam bidang komunikasi dan dakwah digital, LDTQN Kota Surakarta menyiapkan buletin digital yang memuat informasi kegiatan lembaga serta ilmu yang berkaitan dengan praktik amaliyah dzikir. Selain itu, direncanakan pula program tausiyah live melalui platform media sosial seperti Instagram dan TikTok.
Beragam program tersebut menunjukkan bahwa khidmah LDTQN Kota Surakarta dikembangkan secara luas, mencakup aspek spiritual, pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan, hingga dakwah digital.
Dengan semangat tersebut, LDTQN Kota Surakarta terus berupaya menghadirkan dakwah yang tidak hanya menguatkan hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga memberikan manfaat dan kemaslahatan bagi sesama.