Menghidupkan dzikir dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT menjadi bagian penting dari aktivitas Lembaga Dakwah Tarekat Qodiriyah Naqsabandiyah (LDTQN) Perwakilan Kota Surakarta. Melalui kegiatan Dzikir, Khataman dan Manaqib (DKM), jamaah secara rutin berkumpul untuk menjalankan amaliyah sekaligus mempererat silaturahmi.
Berdasarkan profil LDTQN Kota Surakarta, kegiatan DKM dilaksanakan di sejumlah tempat dan diikuti tidak kurang dari 500 jamaah binaan Yayasan Tondho Tresno di Kota Solo dan sekitarnya.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk khidmah keagamaan yang secara rutin dijalankan oleh LDTQN Kota Surakarta. Pelaksanaannya tersebar di beberapa lokasi, antara lain Masjid Kraton’s Resto Donohudan, Kantor LDTQN Kota Surakarta di Bibis Wetan, Joglo Pondok Trensi Sendang, serta kegiatan bulanan di Karangpandan.
Selain kegiatan dzikir dan khataman, jamaah juga mengikuti Manaqib Syekh Abdul Qadir Jailani yang dilaksanakan secara rutin di Rumah Abah Ranto Hasbu, Banyuanyar.
Aktivitas pembinaan umat LDTQN Kota Surakarta tidak berhenti pada kegiatan DKM. Program Dakwah dan Pembinaan Umat (PDPU) juga dikembangkan dalam berbagai bentuk majelis, seperti kajian kitab kuning, pengajian umum dan talqin, majelis shalawat, serta kegiatan keagamaan dalam rangka memperingati hari-hari besar Islam.
Kajian kitab kuning antara lain dilaksanakan di Rumah Abah Ranto Hasbu, Banyuanyar, dengan sejumlah kitab yang menjadi bahan kajian, seperti Nashaihul Ibad, Washoya Lil Abna, Miftahus Shudur, Ihya Ulumuddin, Tanbihul Ghafilin, dan Fathul Qarib.
Di samping itu, terdapat kajian pembelajaran Fiqh Nisa dengan metode Sholati serta kegiatan pengajian umum dan talqin bersama warga talqin LDTQN. Majelis shalawat juga menjadi bagian dari kegiatan pembinaan yang dilaksanakan secara berkala.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa dakwah LDTQN Kota Surakarta tidak hanya diarahkan pada penyampaian pengetahuan keagamaan, tetapi juga pada pembiasaan amaliyah dan pembentukan kehidupan spiritual jamaah.
Melalui dzikir, khataman, manaqib, kajian, dan berbagai majelis keagamaan, LDTQN Kota Surakarta berupaya membangun masyarakat yang memiliki kedekatan dengan Allah SWT sekaligus memperkuat ukhuwah di tengah kehidupan sosial.
Semangat tersebut sejalan dengan ikhtiar LDTQN untuk membina umat melalui dzikir, akhlak, dan nilai-nilai Tarekat Qodiriyah Naqsabandiyah Suryalaya, sehingga kegiatan keagamaan dapat menjadi bagian dari pembentukan pribadi dan masyarakat yang lebih baik.