Peringati Milad Ke-120, Suryalaya Beri Penghargaan ke 70 Tokoh Setia
Tasikmalaya – Di tengah euforia perayaan tasyakur milad ke-120, Pondok Pesantren Suryalaya menyematkan sebuah penghargaan istimewa: Suryalaya Award. Penghargaan ini bukan sekadar piala atau piagam, melainkan sebuah simbol pengakuan atas pengabdian panjang para tokoh dan ikhwan Tarekat Qodiriyah Naqsyabandiayah (TQN) yang telah mendedikasikan hidup mereka. Suryalaya Award diberikan kepada mereka yang telah setia berkhidmat kepada tiga entitas penting: Pangersa Abah Sepuh, Pangersa Abah Anom, dan tentu saja, Pondok Pesantren Suryalaya itu sendiri.
Momen penganugerahan ini, menurut Dr. Wawan selaku panitia Suryalaya Award, menjadi pengingat kolektif tentang pentingnya khidmat dan dedikasi. “Penghargaan ini adalah wujud terima kasih kami kepada para pejuang spiritual dan sosial yang telah menjadi pilar-pilar penting dalam menjaga dan menyebarkan ajaran Tarekat,” ujarnya. Total 70 orang terpilih untuk menerima penghargaan ini, mewakili ribuan ikhwan yang terus menguatkan pondasi pesantren.
Proses penyerahan dimulai pada pembukaan acara tasyakur milad pada 23 Agustus 2025. Dengan disaksikan oleh Bupati Tasikmalaya, H. Nurul Yakin, Pimpinan Pondok Pesantren Suryalaya, KH. Ahmad Masykur Firdaus Arifin, secara simbolis menyerahkan penghargaan kepada 16 orang. Ekspresi haru dan bangga terpancar dari wajah para penerima, menjadi bukti betapa berartinya pengakuan ini bagi mereka.

Penghargaan ini akan diserahkan secara bertahap pada momen-momen kegiatan pesantren selanjutnya, hingga puncaknya pada penutupan acara tasyakur milad ke-120 pada 5 September 2025. “Kami berharap, penghargaan ini akan menjadi bara motivasi yang tak pernah padam bagi yang lain untuk terus menguatkan khidmat, bukan hanya kepada pesantren, tapi juga kepada nilai-nilai luhur yang diajarkan di sini,” tambah Dr. Wawan, menggarisbawahi harapan besar di balik acara ini.




